<html>

<head>
<meta http-equiv="Content-Language" content="en-us">
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=windows-1252">
<meta name="GENERATOR" content="Microsoft FrontPage 4.0">
<meta name="ProgId" content="FrontPage.Editor.Document">
<title>Apa Anggapan Netter</title>
</head>

<body bgcolor="#000000">

<p align="center"><font color="#FFFF00" size="6">Apa Anggapan Netter/Surfer
Tentang Hacker</font></p>
<p align="left">&nbsp;</p>
<p align="left">&nbsp;&nbsp; <font size="3" color="#C0C0C0"> Netter/Surfer,
hasil kerja atau pemikiran satu atau beberapa orang sering menampilkan cara -
cara untuk mengakali sebuah program yang semestinya tidak dapat dijalankan
menjadi bisa dijalankan. Terkadang dibeberkan pula cara untuk mengintip data dan
mengusilinya. Cara - cara inilah yang sering dilakukan oleh orang yang menamakan
dirinya hacker. Timbul pro dan kontra tentang hacker ini, ada yang menganggap
bahwa hacker adalah bahaya laten yang tak diketahui kapa n munculnya dan dari
mana. Namun tak jarang mereka juga menganggapnya sebagai teman. Terserah
netter/surfer mau berpendapat apa, yang jelas mereka punya alasan tentang
anggapan mereka.</font></p>
<p align="left">&nbsp;&nbsp; <font size="3" color="#C0C0C0"> Bagi yang
menganggap hacker adalah musuh karena umumnya menganggap mereka (hacker)
terkadang menyebabkan banyak kesulitan bagi orang lain. Sehingga mengakibatkan
seseorang harus menambal sana - sini bolong - bolong network mereka dan harus
memperbaiki apa yang salah dengan network mereka. Belum lagi kasus dimana data -
data pengguna jaringan mereka dirusak, dicuri, ataupun diubah oleh hacker ini.</font></p>
<p align="left">&nbsp;&nbsp; <font size="3" color="#C0C0C0"> Itu adalah sebuah
konsekuensi, bahwa untuk menguasai teknologi tidaklah mudah, selain harus
mengetahui dan mengerti dengan betul konsep jaringan, juga harus mempunyai
kemampuan untuk memperbaiki kesalahan - kesalahan yang tidak diketahui.</font></p>
<p align="left">&nbsp;&nbsp; <font size="3" color="#C0C0C0"> Akan tetapi
terkadang ada juga yang hanya memantau jaringan milik dia, tanpa memikirkan
urusan - urusan mengenai kesalahan - kesalahan tersebut, mereka kadang kala
hanya memikirkan &quot;<i>Ah, bodo amat, kerja gue kan cuma me-maintenance
network, enggak ada urusan dengan uknown error atau hacker - hacker itu</i>&quot;.</font></p>
<p align="left">&nbsp;&nbsp; <font size="3" color="#C0C0C0"> Jadi mereka ini
menganggap bahwa hacker adalah musuh. Sebab dengan munculnya hacker, seseorang
harus menambah jam kerjanya untuk memperbaiki pekerjaannya yang telah beres.</font></p>
<p align="left" style="margin-bottom: -15">&nbsp;&nbsp; <font size="3" color="#C0C0C0"> Benarkah hacker itu
adalah seorang pengacau ??</font></p>
<p align="left">&nbsp;&nbsp; <font size="3" color="#C0C0C0"> Ada juga mereka
menganggap hacker adalah teman, yang menganggap demikian umumnya berpendapat
bahwa hacker adalah seorang teman. Mereka (hacker) membuat gairah kerja kembali
hidup, mereka membantu untuk memperkuat jaringan mereka dengan menunjukkan
dimana keteledoran yang terjadi.</font></p>
<p align="left">&nbsp;&nbsp; <font size="3" color="#C0C0C0"> Bila netter/surfer
juga menganggapnya demikian, maka anda termasuk orang yang berdedikasi tinggi.
Mengapa ?&nbsp; Sebab anda tidak akan hanya memikirkan beban pekerjaan yang
harus ditanggung, melainkan juga memikirkan bahwa inilah saatnya yang ditunggu -
tunggu, sesuatu yang membuat pekerjaan tidak membosankan. Anda pun bisa tahu apa
kelemahannya, dan setelah tahu apa kelemahan tentunya segera melakukan
perbaikan.</font></p>
<p align="left">&nbsp;</p>
<p align="left"><font size="3" color="#C0C0C0">(bLaCkApRiL 143)</font></p>

</body>

</html>
