Argus Tantang Hacker Sedunia
Hampir semua hacker di dunia sering mengatakan dan berkoar bahwa tidak ada satu sistem komputer yang tidak bisa ditembus. Dan untuk membuktikan bahwa ucapan hacker tadi tidak sepenuhnya benar, maka Savoy yang bermarkas di Illinois dan juga menantang para hacker untuk mengikuti kontes menghack Argus Systems.
Dimulai pada hari Senin kemarin, para hacker diundang dalam satu acara kontes yang dinamai "OpenHack III". Pada kontes kali ini para hacker akan diberi waktu selama dua minggu untuk menembus "Argus System", yang merupakan software sistem sekuriti yang baru, dan bagi pemenangnya Argus akan memberikan hadiah sebesar US $ 50.000,-
Argus mengatakan bahwa Pitbull telah menyediakan satu sekuritas pada level operating system, dimana sistem itu akan menggagalkan setiap penetrasi pada file system, devices dan processes level. Dengan begitu sistem ini akan menjamin tidak bisa untuk ditembus.
Randall Sandone, presiden Argus dan chief executive officer, mengatakan tentang sistem sekuriti tersebut, bahwa sistem ini memang didesain untuk tidak bisa ditembus. "Kami telah melakukan banyak sekali uji coba untuk bisa menembus sistem ini, dan ternyata sampai saat ini, sistem tidak bisa ditembus", kata Sandone.
Tidak itu saja, Argus juga pernah unjuk keberanian pada pertemuan tahunan hackers DefCon pada bulan Juli tahun lalu. Defcon's ini lebih populer dengan sebutan kontes Capture The Flag, dimana satu kelompok hacker untuk melakukan unjuk gigi dengan menembus sistem sekuritas yang berbeda.
Tidak seperti kompetitor lainnya, Argus tidak menempatkan sistem tersebut dibelakang firewall, yang akan membuat bisa diakses oleh hacker secara langsung. Argus' Pitbull ini dibangun untuk mengamankan sistem agar tidak bisa ditembus.
Perusahaan Internet Security akan melakukan permanasan terlebih dahulu. Seperti di Eropa, dimana sistem ini ditampilkan di Munich, Germany, dimana Argus akan ditempatkan pada empat sistem online dan berjalan pada software aplikasi yang berbeda. Di Eropa ini para hacker yang bisa menembus sistem akan diberikan hadiah DM 100.000,-
Hingga saat ini Argus bisa bertahan dari berbagai serangan yang dilakukan hacker, dan tercatat Argus bisa menahan 1,4 juta serangan dari 360.000 alamat yang berbeda.
"Kami akan menempatkan sistem ini secara online dimana hacker bisa langsung membidik sistem tersebut secara online, jadi kami tidak menempatkan sekelompok hacker pada satu laboratorium", kata Sandone. Dengan begitu, para hacker dunia akan bisa leluasa untuk membidik sistem tersebut.
Argus Systems ini telah mempunyai 90 pelanggan yang menggunakan software sekuriti ini, termasuk Fortune 100 banks, perusahaan e-commerce, Internet Service Provider (ISP) dan agen pemerintahan.
(K200)