Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

Bagaimana Jika Impor Lewat E-Commerce ?

 

   Kalau dulu, sebelum adanya e-commerce, mungkin akan sangat rumit untuk memulai sebuah transaksi hingga pembayaran ekspor-impor. Namun dengan e-commerce, semuanya juga dapat dijembatani dan serasa begitu mudah. Dan salah satu ilustrasi plus sedikit pernik dari sebuah situs yang baru meluncur namun cukup sukses meraih komunitas adalah Ojolali.com.

   Direktur Ojolali.com, Tony J. Djohan, mengatakan situs belanja online tersebut saat ini baru melibatkan 10 produsen dan pemasok, yang sebagian besar berlokasi di wilayah DKI Jakarta. Ojolali.com (www.ojolali.com) membentuk jaringan pasok langsung dengan produsen atau importir dengan tujuan mengurangi jenjang intermediasi sehingga harga produk yang ditawarkan lebih murah. Untuk barang yang sudah diproduksi di dalam negeri, Ojolali.com membelinya langsung dari para produsen. Sedangkan untuk produk impor, situs belanja online itu membelinya langsung dari importir.

   Dengan mekanisme itu, jenjang intermediasi dapat dipangkas sehingga margin keuntungan harga relatif tipis. Dengan demikian pengunjung Ojolali.com memperoleh harga yang lebih kompetitif. Untuk tahap pertama peluncuran Ojolali.com, situs tersebut lebih mengkonsentrasikan diri pada penjualan gift, seperti bunga dan produk kerajinan tangan yang dikemas secara eksklusif dengan jangkauan layanan di 13 kota besar di Jawa dan Bali. Situs belanja online Ojolali.com saat ini juga menawarkan berbagai produk elektronika meskipun dalam jumlah dan pilihan yang masih terbatas, karena jaringan pasoknya masih dalam pengembangan. Ini adalah satu kiat aman nan nyaman namun efektif untuk mengembangkan situs jualan di Internet.

   Dan akhirnya dapat diambil kesimpulan, bahwa e-commerce ternyata adalah sesuatu yang sangat istimewa bagi perkembangan bisnis Indonesia. Dan bukan hanya keuntungan yang bersifat pribadi bagi pengusaha, tetapi juga untuk meningkatkan devisa negara seperti halnya jika banyak pelaku e-commerce yang mampu melakukan ekspor sebuah komoditi lokal.

 

(bLaCkApRiL)