Beberapa Situspun Akhirnya Rontok
AntiHackerlink rupanya ingin membuktikan ancamannya, maka mulai nampak beberapa situs mulai bobol, dan jejak yang tertinggal adalah memang milik AntiHackerlink. Ini sudah benar - benar mengkuatirkan karena para hackerpun memang sudah tidak pandang bulu dalam 'mengganyang' situs yang bakal jadi calon korbannya.
Trabas bobol, PLN juga
Kekuatiran akan bahaya serangan hacker ini memang terjadi, dan mungkin ini adalah kebanggaan tersendiri bagi AntiHackerlink, setelah berhasil menjebol milik rivalnya Hackerlink meski dengan getol disangkal pihak Hackerlink. Sebenarnya beberapa hari sebelumnya situs milik Trabas.co.id sempat kena bobol terlebih dahulu oleh mereka. Ironisnya, Trabas yang mengklaim dirinya sebagai "Information Technology Service Provider" seperti tertulis di halaman depan paling atas situs mereka sebelum dibobol, ternyata dapat disusupi.
Berikut ini adalah data - data situs Trabas.co.id :
TRABAS - PT. Meitraco Bahana Sejahtera/p>
Primary Server : ns1.indo.net.id.
Secondary Server : ns2.indo.net.id.
O/S : Linux RedHat 6.1
Tuntutan AntiHackerlink masih sama seperti sebelumnya, yaitu untuk membubarkan kelompok Hackerlink. Sebelum tuntutan mereka dipenuhi, mereka akan tetap menyerang situs - situs berdomain Indonesia ID. Untuk membuktikan keseriusan tuntutan mereka, situs milik PLN-Jawa-Bali.co.id disusupi juga oleh mereka.
Berikut data - data situs PLN-Jawa-Bali.co.id :
PT. PLN (Persero) P3B Jawa Bali
Primary Server : ns.bogor.indo.net.id.
Secondary Server : ns2.indo.net.id.
O/S : Linux RedHat 6.2
Pada tampilan situs PLN tersebut, dapat dibaca :
Hacked by hC-, chikebum, Cool()1 listrik terlalu tinggi rakyat mana bisa dunk yang kecil bayar turunin donk yang adil kalau buat rakya kecil gua ganti website ini semata mata karena gua prihatin
shout to :
#antihackerlink <dalnet> jangan tipu rakyat
best regard
hC-, chikebum, cool()1, vladb, Daverocks, mauan
< All jawa people >
Menurut Akbar Marwan seorang admin server Gunadarma, dijelaskan bahwa setiap sistem operasi yang dipasang default akan sangat mungkin mengandung kelemahan - kelemahan untuk dapat disusupi. "Setiap memasang o/s, kita harus mengikuti terus update - updatenya, dan jangan lupa untuk memasang patched yang dikeluarkan oleh distributor o/s tersebut", ujar Akbar.
(bLaCkApRiL 157)