Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

Jaringan Kartu Kredit Dunia Perbankan

 

   Jaringan pendukung kartu kredit ternyata sangat sederhana. Dengan hanya berbekal modem dan sebuah saluran telepon, Anda sudah dapat membentuk jaringan kartu kredit sendiri.

   Bagi sebagian kalangan, kartu kredit sudah menjadi bagian gaya hidup. Membawa uang dalam bentuk kartu kredit jauh lebih disukai oleh mereka dibandingkan membawa segepok uang ketika berbelanja. Kartu kredit juga berarti gengsi. Karena tidak semua orang yang mengajukan aplikasi kartu kredit dapat disetujui, sebagian besar diantaranya bahkan ditolak.

   Kontras dengan sulitnya mendapatkan kesempatan memiliki kartu kredit. Ternyata jaringan pendukung operasional kartu kredit tidak serumit proses pengajuan permintaan kartu. Jaringan pendukung operasional kartu kredit ternyata dibentuk dengan konfigurasi teknologi yang sederhana. Dengan hanya berbekal sebuah modem dan satu sambungan telepon, sebenarnya Anda sudah dapat membentuk sistem pendukung kartu kredit.

   Jaringan pembentuk layanan kartu kredit biasanya membentang antara pusat layanan (management centre) kartu kredit perbankan dengan titik - titik perdagangan tertentu. Titik layanan tertentu ini bisa berupa sebuah toko obat, swalayan, bioskop, showroom mobil atau titik perdagangan jenis lain.

   Dalam dunia perbankan, sistem pendukung operasional kartu kredit ini biasa disebut dengan sistem EPOS (electronic point of sales). Sebuah buku dengan judul "Networking Cookbook For Network Access Controllers" dari Hypercomm menggambarkan konfigurasi umum sebuah jaringan berbasis EPOS yang biasa digunakan dalam dunia perbankan.

   Jaringan EPOS dunia perbankan seperti ini biasanya dibangun secara mandiri dan terpisah dari dunia perbankan. Sebuah sistem jaringan Bank A dibangun dengan model yang berbeda dengan sistem jaringan kartu kredit bank lain.

   Sehingga sistem kartu kredit yang satu dengan sistem kartu kredit yang lain misalnya, akan memiliki perbedaan dalam operasional. Model kerjasama antar jaringan akan dapat dilakukan jika memang ada bentuk perjanjian antar dunia perbankan.

   Sifat utama yang dimiliki oleh EPOS kartu kredit adalah sistem yang selalu on line. Otorisasi dari perbankan berupa kontrol, monitoring, dan pemeliharaan diperlukan selama 24 jam non stop, untuk menghindari kesalahan dan layanan yang buruk. Karena dalam EPOS terlibat trias komunikasi antara pemilik kartu kredit, manajemen perbankan, dan juga dunia perdagangan. Untuk mendukung sistem on line seperti ini, sebuah sistem berbasi komunikasi yang dedicated dari pusat kontrol manajemen perbankan sampai pada terminal layanan. Sebuah sistem dedicated artinya sebuah sistem khusus yang terhubung secara terus menerus tidak terputus sama sekali selama 24 jam penuh.

   Untuk itu, ada beberapa pilihan jaringan yang biasanya dapat dipilih oleh dunia perbankan. Beberapa pilihan jaringan yang biasanya menjadi alternatif dunia perbankan diantaranya adalah : leased line (sewa saluran khusus dari operator telekomunikasi jaringan), Public Switched Telephone Network (saluran telepon biasa), LAN, protokol X,25, dan yang saat ini sedang marak di seluruh dunia adalah pemakaian protokol TCP-IP (Protokol Internet).

   Pemilihan tipe jaringan ini dimungkinkan dengan pengoperasian sebuah perangkat yang memiliki fungsi sebagai Network Access Controller (NAC). Dengan menggunakan perangkat yang memiliki fungsi NAC inilah pihak perbankan dapat memberi layanan kartu kredit ke dunia perdagangan dan pengguna kartu melalui metode telekomunikasi yang berbeda. Pemilihan metode yang berbeda ini biasanya berkait erat dengan jarak dan efektifitas layanan yang diberikan. Untuk kawasan perdagangan yang dekat dengan kantor pusat layanan bank maka sebuah LAN (Local Area Network) dapat saja ditarik langsung menuju pusat perdagangan. Akan tetapi bagi model dunia perdagangan yang tersebar lebih mudah berhubungan ke NAC perbankan menggunakan saluran telepon biasa (PSTN). Sebuah modem diperlukan untuk mendukung komunikasi dengan menggunakan kabel telepon biasa ini.

   Untuk informasi berkapasitas besar, biasanya digunakan metode sewa saluran (leased line) oleh dunia perbankan. Biasanya metode yang terakhir ini menghubungkan antara NAC lokasi tertentu dengan NAC-Regional, NAC tingkat Nasional, atau bahkan NAC tingkat dunia. Kartu kredit Master Card atau Visa misalnya, memerlukan sebuah fungsi NAC tingkat dunia untuk memberikan layanan nasabah mereka yang tersebar di seluruh dunia.

 

(bLaCkApRiL)