Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

Langkah Perangi Penipuan Online

 

   Praktek penipuan yang akhir - akhir ini banyak dilakukan secara online, dan sebagian besar penipuan itu berkedok sebagai salah satu situs belanja. Untuk membahas tentang penipuan online tersebut maka digelar sebuah forum seminar bertema "Consumers and the Web" yang disponsori oleh majalah Forbes dan National Press Club. Seminar ini juga didalangi oleh Ralp Nader sebagai wakil dari konsumen, Piyush Gupta CEO LiquidPrice.com, dan Dave Allison direktur strategi e-bussines IBM.

   Dalam arena seminar ini, Nader meminta agar pemerinta AS memberikan standard untuk industri e-commerce, karena saat ini telah banyak pengguna layanan online yang tertipu. Baik Nader, Piyush Gupta, serta Dave Allison setuju dengan diberlakukannya satu standarisasi e-commerce dan memperluas perlindungan pada para pelanggan.

   Kenaikan penipuan dengan pemanfaatan Internet, tentunya akan mengurangi rasa percaya pada masyarakat berbelanja atau bertransaksi melalui Internet. Kenaikan penipuan online ini telah dipollingkan oleh Harris Interactive Poll Report, bahwa sekitar 6 juta masyarakat AS melakukan penggelapan melalui Internet pada tahun 2000 kemarin.

   Kemudian Piyush Gupta dengan LiquidPrice.com yang merupakan web site belanja melakukan perjuangan melawan para penipu online tersebut dengan menggandakan kredibilitas dari perusahaan e-commerce. Piyush berpendapat salah satu untuk mendapatkan kepercayaan kepada pelanggan adalah dengan menunjukkan kredibilitas serta layanan dan jaminan yang diberikan kepada pelanggan.

   Yang menjadi masalah saat pada industri perdagangan Internet adalah jaminan, karena memang telah banyak perusahaan online yang tidak memberikan jaminan atas produk yang dijual. Seperti halnya perusahaan sofware yang menjual produknya melalui Internet dan tidak lagi memberikan software itu dalam bentuk CD, jadi konsumen tinggal melakukan download saja setelah membelinya, hal ini sangat rawan sekali, karena bisa saja dipertengahan download terputus, dan uang yang telah dikeluarkan untuk software itu pun melayang.

   Saat ini banyak konsumen yang sering melakukan belanja atau transaksi online melindungi diri dengan memanfaatkan servis escrow account seperti, i-Escrow, untuk menjamin keamanan saat melakukan pembelian secara online. Jadi sebelum melakukan belanja online, konsumen harus melapor dulu, dan bila disetujui oleh penyelenggara i-Escrow, maka konsumen bisa melakukan belanja atau transaksi, tetapi bila tidak disetujui konsumen tersebut tidak boleh melakukan belanja pada situs tertentu tersebut.

   Sementara itu Allison memperingatkan kepada konsumen bahwa saat ini telah banyak penipuan dengan menggunakan mobile devices, seperti personal digital assistant, mobile phone, web-enabled pager, yang mana tidak membuat proteksi security-encryption untuk transaksi yang menggunakan Internet. "Hal ini sangat rawan, karena itu diperlukan satu standarisasi pada transaksi tersebut", kata Allison.

 

(K200)