Lewat E-Gap Israel Bangun Sistem Anti Hacker
Banyaknya kasus pembobolan kartu kredit di tahun 2000 lalu membuktikan bahwa sistem belanja online jelas belum benar - benar aman. Untuk mengatasi hal ini, sebuah perusahaan high-tech Israel telah menyiapkan teknologi khusus yang dijuluki "E-Gap" untuk membendung para hacker yang selalu melakukan penyusupan pada area data.
Sebuah perusahaan high-tech telah mengembangkan sebuah sistem baru yang bisa memotong jalur Internet utama bila para hacker mencoba melakukan penyusupan pada sistem jaringan komputer perusahaan. Teknologi baru yang dirancang oleh Whale Communication ini ditujukan pada layanan Internet yang memanfaatkan penggunaan kartu kredit sebagai alat transaksinya.
Untuk saat ini sebagian besar situs e-commerce menggunakan sistem enkripsi untuk meng-encode informasi yang sensitif untuk menghindari pembacaan yang dilakukan oleh orang luar, dan berada pada sistem E-Gap yang digunakan Whale, dimana sistem ini menggunakan jalur lain. Sistem E-Gap inijuga telah mengantisipasi hacker yang memanfaatkan Internet pada perusahaan itu sendiri yang sering disebut "back office". Jadi dua jalan yang sering digunakan hacker untuk bisa menembus tempat penyimpanan data penting, baik melalui Internet ataupun back office tidak akan bisa menembus sistem E-Gap ini.
Sistem E-Gap ini adalah sebuah perangkat berbentuk kotak hitam, dan ditengah kotak hitam itu terdapat satu perangkat memory yang terpasang secara terpisah. Elad Baron CEO Whale System mengatakan,"Pemisahan ini berfungsi untuk menghapuskan jalan hacker yang ingin memasuki area data, jadi perangkat ini bisa mencegah hacker untuk masuk pada sistem internal"
Perangkat ini memanfaatkan ruang hampa udara untuk memisahkan antara dua jaringan yaitu back office dan Internet dimana hubungan tersebut bisa terputus setiap waktu. Baron juga menambahkan bahwa gap ini merupakan zona yang aman. Jadi bila satu perusahaan e-commerce yang menggunakan sistem keamanan ini bisa menahan penyusupan hacker.
Hal itu dikarenakan saat seseorang yang melakukan transaksi online, maka data kartu kredit tersebut akan diproses pada back office, selama proses identifikasi, maka sistem akan memutuskan back office dengan jalur Internet dan area data. Setela proses eksekusi selesai, hasilnya dimasukkan pada sistem memori yang tersimpan pada kotak hitam tadi, dan saat itu juga terjadi pemisahan antara data yang terkirim dengan back office. "Dengan metoda ini maka kemungkinan pembobolan data yang dilakukan oleh hacker akan semakin kecil", sergah Baron.
Selain itu E-Gap juga bisa difungsikan sebagai pelengkap pada sistem sekuriti yang sebelumnya telah tersedia pada perusahaan e-commerce. Menurut perencanaannya E-Gap akan go public pada tahun ini, dan yang menjadi target pasar adalah perusahaan - perusahaan besar yang membutuhkan ekstra sekuriti.
Sebetulnya Whale telah menggunakan sistem ini dua tahun yang lalu di Tel Aviv dengan register pada sebuah perusahaan di New Jersey, tetapi penelitian serta pengembangannya dilakukan di Israel. Baron mengatakan bahwa Whale, telah siap menjual E-Gap untuk 20 pelanggannya, dan rata - rata mereka adalah perusahaan yang berskala besar, diantaranya adalah perusahaan yang bergelut di bidang finansial. Provider telepon mobil Israeli Partner Communications merupakan perusahaan pertama yang memesan sistem keamanan tersebut.
Sistem keamanan ini akan digunakan untuk memproteksi sistem billing yang dilakukan secara online. Karena menurut David Margit, manager Partner Technology Department, billing ini merupakan privasi dari seorang pelanggan.
(K199)