Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

Model Umum Jaringan & Terminal

 

   Pada kantor pusat perbankan biasanya dibuat sebuah management centre yang khsusu mengurus pemantauan penggunaan kartu kredit. Pusat kontrol otorisasi transaksi ini dilengkapi dengan pusat komputer yang mengoperasikan juga sebuah sistem manajemen jaringan (Network Management System). Network Management System ini memiliki fungsi pengawasan pada terminal akhir pelayanan nasabah. Status dan juga statistik terminal, pengurusan respon waktu, kesalahan komunikasi dan juga kesalahan kartu kredit.

   Pada pusat kontrol ini juga terdapat NAC (Network Access Controller). Pada beberapa perbankan lama digunakan metode jaringan paket (paket switched) dengan protokol X.25. Perkembangan yang terjadi seperti saat ini membuat model jaringan dan protokol lama ini diganti oleh model dan teknologi jaringan baru. Dari NAC pusat inilah jaringan kemudian disebar ke berbagai NAC yang memiliki level layanan lebih rendah.

   Sebuah perangkat terminal EPOS diletakkan di ujung layanan nasabah perbankan. Jika sering berbelanja di kompleks pertokoan atau swalayan maka perangkat terminal EPOS biasanya diletakkan di sisi kasir. Sehingga bagi mereka yang berbelanja menggunakan kartu kredit atau debit card misalnya, dapat dengan langsung dilayani. Karakter umum yang dimiliki oleh sebuah perangkat terminal EPOS biasanya memiliki karakter umum mendukung data link protokol SDLC (Syncrhronous Data Link Control) ataupun HDLC. Sebuah port tambahan dapat diberikan pada terminal EPOS ini untuk memberikan tambahan perangkat printer, sebuah scanner PIN (Personal Identification Number).

   NAC sendiri merupakan sebuah perangkat yang memiliki intelligent processor yang khusus dibuat untuk menangani arus komunikasi data menuju ke pusat otorisasi perbankan. Selain memiliki fungsi yang mampu menerima berbagai macam metode komunikasi, NAC juga dapat berfungsi sebagai konsentrator data, protokol, dan juga menentukan arah perjalanan data (fungsi ruting data). Metode multi-CPU biasanya digunakan pada NAC, untuk menghindari gangguan atau kegagalan sistem total NAC.

 

(bLaCkApRiL)